NEW YORK - Kegiatan membakar daging di luar rumah, yang biasa disebut sebagai Barbeque, ternyata merupakan ritual yang sudah ada sejak 700 ribu tahun yang lalu. Bahkan ritual itu berhubungan dengan perkembangan otak kita.
Nenek moyang manusia pada zaman purbakala akan mengonsumsi apa saja makanan yang mereka temui di depan mata. Entah itu buah, dedaunan, bahkan binatang kecil sekalipun. Nenek moyang kita akan memakan apa saja selama makanan tersebut gampang dikunyah tanpa harus digigit. Artinya, manusia angkatan pertama mayoritas merupakan masyarakat vegetarian.
Hal ini, menurut temuan Antropolog, pada tiga juta tahun yang lalu, manusia zaman purbakala memiliki ukuran dan bentuk gigi yang sangat kecil dan tipis. Mereka memiliki gigi bagian depan yang sangat kecil, gusi yang tipis dan bentuk bawah gigi yang flat alias tidak runcing. Akibatnya mulut mereka hanya bisa digunakan untuk mengunyah, bukan untuk menggigit. Namun perilaku tersebut mulai berubah secara perlahan sejak 2,5 juta tahun lalu.
"Kala itu nenek moyang terpaksa harus memakan daging karena belantara hutan di Afrika mengalami kekeringan dan pasokan makanan mulai berkurang. Akhirnya mau tidak mau mereka harus memakan daging," ujar arkeolog dari Universitas California Katherine Milton seperti dikutip melalui Live Science, Jumat (4/7/2008). Pernyataan Milton ini juga dibuktikan dengan ditemukannya kapak batu yang digunakan untuk menggorok hewan dan beberapa perangkat yang berfungsi sebagai peremuk tulang binatang.
Sedangkan perilaku memakan daging yang dibakar, diprediksi ilmuwan berasal dari pengalaman kebakaran hutan yang akhirnya membakar semua hewan di dalamnya sehingga daging yang akan dimakan terasa lebih mudah dan lembut untuk dimakan.
"Atau mungkin, suatu ketika nenek moyang kita pernah makan daging di depan perapian. Entah bagaimana ketika itu daging yang sedang dimakannya jatuh ke dalam perapian secara tidak sengaja," tulis Live Science.
Apapun spekulasi yang ada dibenak para ilmuwan namun temuan yang ada mengungkapkan bahwa nenek moyang manusia mulai membakar daging hingga lunak untuk dimakan sejak 700 ribu tahun lalu.
sumber: okezone.com
Sabtu, 05 Juli 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

RSS Feed (xml)


0 komentar:
Poskan Komentar